Akhir-akhir ini aku bagaikan orang yang bisa dibilang kehilangan motivasi. Aku juga tidak tahu apa penyebabnya. Mungkin karena akhir-akhir ini aku banyak pikiran. Terutama masalah skripsi, ekonomi dan status aku di kantor. Sampai sekarang aku masih bingung mau bikin apa untuk skripsi ini. Udah ada sih beberapa plan. Tapi masing-masing plan mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Terus pastinya aku butuh sejumlah uang untuk skripsi itu. Makanya sekarang tiap sore udah pulang dari kantor untuk cari kerjaan sampingan.
Yang terakhir adalah apa sich statusku di kantor ini? Di satu sisi aku mahasiswa. Di sisi lain aku karyawan. Entahlah aku jadi pusing mikirin itu semua.
Yang paling utama harus diselesaikan adalah skripsi. Awalnya motivasi aku untuk mengerjakan skripsi tinggi banget. Tapi sehubungan dengan masalah kedua dan ketiga, motivasi itu hilang lagi. Aku harus mencari lagi motivasi yang hilang itu. Semangat itu harus muncul lagi. Kemudian aku teringat novel 5cm yang sudah aku baca beberapa bulan yang lalu. Novel karangan Donny Dhirgantoro ini emang keren banget. Di antaranya adalah bahwa kita tidak boleh menyerah jika kita punya keinginan. Kita harus terus mengejar keinginan tersebut. Berikut ini kutipan yang ada dalam novel tersebut.

========== Kutipan novel 5cm (Donny Dhirgantoro) ==========
“Jadi kalo kita yakin sama sesuatu, kita cuma harus percaya, terus berusaha bangkit dari kegagalan, jangan pernah menyerah dan taruh keyakinan itu di sini….,” Zafran meletakkan telunjuk di depan keningnya.
“Betul banget. Taruh mimpi itu di sini…,” Genta melakukan hal yang sama
“Juga keinginan dan cita-cita kamu,” ujar Arial
“Semua keyakinan, keinginan, dan harapan kamu….,” Riani berkata pelan
“Taruh di sini…,” Dinda ikut meletakkan telunjuk di depan keningnya
Muka Ian menyala, matanya mengkilat diterangi cahaya api unggun.
“Betul! Begitu juga dengan mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, apa yang kamu mau kejar dan taruh di sini,” Ian membawa jari telunjuknya menggantung mengambang di depan keningnya.
“Kamu taruh di sini… Jangan menempel di kening.
Biarkan…
dia…
menggantung…
mengambang…
5 centimeter…
di depan kening kamu…”
“Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apapun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, dan cita-cita, keyakinan diri…”
“Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan…. sehabis itu yang kamu perlu…cuma….”
“Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas…”
“Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja…”
“Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya…”
“Dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan cuma seonggok daging yang hanya punya nama. Kamu akan dikenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan. Tapi seorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita-cita, dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasikan dengan angka berapa pun… Dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya”
“Percaya pada… 5 centimeter di depan kening kamu”
==================================================
Tetap semangat dan jangan pernah menyerah.