Musim Kemarau

11 September 200610:00 am
Kategori: Life

Sekarang harusnya sudah mulai musim hujan. Seingat aku waktu di SD atau SMP aku belajar Ilmu Pengetahuan Alam. Pada pelajaran itu aku belajar tentang cuaca, iklim dan musim. Katanya Indonesia dibagi menjadi 2 musim, yaitu Musim Kemarau dan Musim Hujan. Musim Kemarau dimulai dari bulan Maret sampai September, sedangkan musim Hujan mulai bulan Oktober sampai Februari. Bener gak ya? Mudah-mudahan aja bener.

Akan tetapi mungkin karena perubahan iklim secara global, musim-musim tersebut bisa saja datang lebih cepat bahkan datang lebih lambat. Karena sekarang Bulan September, berarti sekarang sedang musim Kemarau. Tentu saja hal ini benar. Perhatikan saja udara di siang hari. Pasti terasa menyengat. Hal ini membuat aku malas keluar pada siang hari. Bahkan pada pagi hari udara sudah mulai panas.

Akibat musim kemarau ini, beberapa daerah sudah mengalami kekeringan. Bahkan sampai padi mengalami puso alias kekeringan. Kasihan juga para petani. Mereka pasti menderita kerugian cukup besar. Bukan hanya petani, sumur-sumur warga juga sudah mulai kering.

Aku juga merupakan salah satu orang yang terkena dampak dari musim kemarau ini. Sumur di rumahku saat ini hanya mengeluarkan sedikit air saja. Alhamdulillah walaupun kecil masih keluar karena ada beberapa tetangga yang airnya sama sekali tidak keluar. Mudah-mudahan saja air ini tetap keluar sehingga tidak perlu meminta-minta air kepada tetangga. Jika air di rumah bener-bener sudah tidak keluar lagi, maka mau tidak mau minta deh. Air penting banget bagi kehidupan khan?

Sepeda dan Motor

7 September 200610:32 am
Kategori: Life

Semua orang pasti sudah pernah melihat motor dan sepeda motor. Dan aku yakin hampir semua orang sudah tahu persamaan dan perbedaan antara keduanya. Keduanya adalah alat transportasi yang sampai saat ini masih digunakan oleh manusia. Aku pun pernah merasakan menaiki keduanya. Tapi akhir-akhir ini aku hampir tidak pernah menaiki sepeda. Yup, tiap hari aku selalu menaiki sepeda motor untuk menuju ke tempat lain.

Tentu saja lebih enak naik motor dibandingkan naik sepeda. Kita tidak perlu mengeluarkan tenaga jika kita naik motor. Tetapi apabila kita naik sepede, kita butuh tenaga ekstra agar sepeda itu bisa jalan.

Pada suatu hari aku sedang bermain ke rumah seseorang. Pada saat itu juga, Dia meminta aku keluar untuk membeli makanan. Tentu saja aku turuti karena dia sedang sakit. Niatnya aku mau naik motor ke tempat penjual makanan itu. Akan tetapi, aku melihat sebuah sepeda di depan rumahnya. Entah kenapa tiba2 aku tertarik untuk menaiki sepeda itu. Akhirnya aku putuskan untuk pergi naik sepeda saja. Lagian juga aku pikir jarak dari rumahnya sampai ke penjual makanan itu tidak terlalu jauh. Kemudian aku minta izin kepada orang tuanya untuk meminjam sepeda itu.

Aku mulai mengayuh sepeda itu. Baru kira-kira 3 menit aku berjalan, kakiku sudah terasa pegal. Niatnya aku mau balik lagi ke rumahnya untuk mengambil motor saja. Tapi sudah terlanjur malu. Ya udah aku lanjutin saja. Akhirnya aku sampai ke penjual makanan itu dan aku langsung pulang lagi ke rumahnya. Sesampainya di rumah dia berkata :
Dia : “Kamu koq lama banget belinya?”. (Dia heran karena seharusnya cuma butuh waktu 5 menit, tapi kali ini aku butuh waktu 15 menit)
Aku: “Iya tadi naik sepeda,” (Dengan nafas yang masih nggos-nggosan)
Dia : “Pantesan aja lama. Udah gitu bajunya basah gitu lagi. Lagian kenapa naik sepeda?”
Aku: “Lagi pengen aja dan sekalian olahraga” (Akhirnya kata itu yang keluar karena bingung cari alesan)
Dia: “Ya udah itu kipasan dan minum dulu”
Aku: “Oke. Nih makanannya”
Dia: “Makasih ya udah mau repot-repot beliin aku makanan”
Aku: “Sama2″ (Perasaan cape itu langsung hilang)

Intinya, ternyata lebih enak naik motor dibandingkan naik sepeda. Tapi kalo gak ada motor, sepeda pun tidak masalah.