Ungu - Sembah Sujudku

27 September 200711:44 am

sembah sujudku ya Allah
atas segala rahmatMu
yang Kau berikan di dalam kehidupan
sembah sujudku ya Rabbi

ampuni segala dosaku
yang telah aku lakukan
hanya pada-Mu tempatku memohon
sembah sujudku ya Allah

rizki yang kini aku rasakan
ku tahu semua dari-Mu ya Allah
hidup matiku adalah kuasa-Mu
sembah sujudku ya Allah

rizki yang kini aku rasakan
ku tahu semua dari-Mu ya Allah
hidup matiku adalah kuasa-Mu
sembah sujudku ya Allah

Membasmi Virus mahadewa

26 September 200710:14 am
Kategori: Life, iptek, tutorial

Ada yang kesulitan karena komputernya terkena virus mahadewa? Aku ada tutorialnya neh untuk membersihkannya. Tapi di blogku yang satu lagi. Menghilangkan virus mahadewa labkom ubl

Ungu - Ikhlas (OST Soleha)

19 September 200712:48 pm

 Ungu - Ikhlas (OST Soleha)

saat dunia berhenti berputar
saat manusia tak sanggup lagi berharap
ketika mentari tak sanggup lagi berjanji
menyinari dunia yg telah kau singgahi

mampukah kau untuk berbagi
tanpa hasrat ingin diberi
di hadapanNya
di hadapanMu ya Allah

sesungguhnya manusia takkan bisa
menikmati surga tanpa ikhlas di hatinya
sesungguhnya manusia takkan bisa
menyentuh nikmatNya tanpa tulus di hatinya

 

nb : Lagu ini bagus banget dan mengingatkan aku untuk selalu ikhlas……

 

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan

12 September 20077:59 am

Berhubung besok sudah mulai masuk ke bulan Ramadhan, aku mau meminta maaf kepada semua teman-temanku atas semua kesalahan yang telah aku perbuat. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan bagi yang menjalankannya.

Ujian Mendatangkan Berkat

9 September 20078:21 am

udah mau bulan puasa neh, sebelumnya aku mau minta maaf sama semuanya kalau aku pernah melakukan kesalahan sama kalian. Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Kemaren dapet dari sebuah milis neh. Lumayan bagus.

Ujian Mendatangkan Berkat

Seorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu.
Suatu hari ada lubang kecil muncul.
Dia duduk dan mengamati dalam beberapa jam kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.
Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan.
Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.
Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya.
Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut.

Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya yang mungkin akan berkembang dalam waktu.
Semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut.

Dia tidak pernah bisa terbang.

Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat, dan perjuangan yg dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu masuk ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.

Renungan :
Kadang-kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita.
Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin
melumpuhkan kita.
Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu.
Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.

Saya memohon Kekuatan dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.
Saya memohon Kebijakan dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.
Saya memohon Kemakmuran dan Tuhan memberi saya Otak dan Tenaga untuk bekerja.
Saya memohon Keteguhan hati dan Tuhan memberi saya Bahaya untuk diatasi.
Saya memohon Cinta dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.
Saya memohon Kemurahan /kebaikan hati dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan.
Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, saya mendapatkan segala yang saya butuhkan.

 

 

Menjadi malaikat atau setan?

5 September 20079:26 am
Kategori: Life, motivasi, renungan, opini

Sabtu kemaren aku ke Gramedia bersama adikku. Tujuan utamanya adalah membeli buku psikotes. Seperti biasa, setiap ke Gramedia aku pasti melihat buku-buku berbau komputer. Ternyata banyak juga buku baru. Beberapa buku baru yang membuatku tertarik adalah buku dengan tema "hacking" dan "virus".

Aku langsung berpikir "Pantas saja sekarang ini banyak banget programmer virus dan hacker. Wong,
bukunya dijual bebas seh". Iya seh, salah satu tujuan orang membuat buku kan untuk tutorial dan berbagi ilmu. Sekarang masalahnya adalah apa tujuan orang membeli dan membaca buku? Kalo aku lihat dari tema buku "hacking" dan "virus" itu, mungkin ada beberapa orang yang berniat mempelajari ilmu itu mempunyai tujuan "yang tidak baik". Tapi mungkin ada beberapa orang lainnya yang menggunakan buku itu dengan tujuan "yang baik".

Semuanya tergantung kepada pembaca buku tsb. Mereka bisa menjadi "setan" ataupun menjadi "malaikat". Yup. mereka akan menjadi "setan", ketika ilmu yang mereka dapatkan dari buku tsb digunakan untuk sesuatu yang merugikan orang lain (baca : jahat), misalnya saja dengan membuat virus yang merugikan orang lain ataupun melakukan hacking ke komputer orang lain. Tapi, sebaliknya mereka akan menjadi "malaikat", ketika ilmu yang mereka dapatkan dari buku tsb digunakan untuk kebaikan. Misalnya saja setelah mempelajari buku ttg membuat virus, mereka jadi tahu bagaimana cara virus bekerja dan akhirnya mereka dapat membuat antivirus yang dapat digunakan untuk menolong orang yang komputernya terkena virus. Atau mereka dapat membuat tools yang dapat mencegah komputer terkena hack misalnya.

Sekali lagi, semuanya tergantung kepada pembaca buku tsb. Tapi saya menyarankan, lebih baik menjadi "malaikat" daripada menjadi "setan". Karena "setan" selalu mempunyai banyak musuh. Coba dihitung berapa banyak orang yang benci kepada pembuat virus tertentu? Dan dihitung juga, berapa banyak orang yang mengucapkan terima kasih kepada pembuat antivirus. Sudah pasti akan lebih banyak orang yang mengucapkan terima kasih kepada pembuat antivirus. Maka, jadilah "malaikat" dan jangan mau menjadi "setan"