Bloger Ayo Lindungi Karyamu!

21 February 200811:08 am
Kategori: Life, iptek, renungan, opini

dapet dari detikinet
Dirjen HaKI:
Blogger Ayo Lindungi Karyamu!

Jakarta - Teknologi internet yang berkembang menimbulkan gaya hidup baru termasuk dalam pengembangan konten. Namun sayang, banyak pengembang konten termasuk blog yang belum tahu bahwa karyanya dilindungi undang-undang bila dikomersilkan.

Menurut Andi Noorsaman Sommeng, Dirjen HaKI Departemen Hukum dan HAM, keuntungan dari mengembangkan konten di internet memang bisa berpromosi secara gratis. Meski begitu, pencipta bisa saja menuntut pihak yang mengkomersilkan orang konten buatannya.

“Yang hak-nya diambil mereka bisa menindak, tapi kalau pencipta tidak mau menuntut ya tidak apa-apa,” ujarnya, di sela Simposium Asia Pasifik World Intelectual Property Organization yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.

Hak tersebut dilindungi dalam UU 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta, yang ancaman maksimalnya denda Rp 5 miliar dan penjara sebulan. “Jadi begitu ada publikasi, tanpa harus mendaftar ke Depkumham perlindungannya sudah ada,” imbuh Andi.

Sayangnya, selain pengembang konten ringback tone, banyak pengembang konten lain terutama blogger masih belum sadar kalau karyanya dilindungi undang-undang. “Memang belum tersosialisasi dengan baik, kendalanya Indonesia penduduknya banyak dan terpisah secara geografis. Makanya simposium ini bertujuan untuk membuat public awarness itu,” kata Andi.

UU ini sekaligus melindungi produk asing yang diunduh melalui internet. “UU Haki ini berlaku bagi anggota WIPO karena sistemnya resiprokal. Kalau produk mereka kita lindungi, maka produk kita juga dilindungi oleh UU mereka,” lanjutnya.

WIPO merupakan organisasi yang berada dibawah naungan PBB yang mengurus Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Organisasi ini mempunyai anggota sekitar 180 negara.

Simposium ini sendiri diklaim Andi sebagai yang pertama di dunia. Pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah didasarkan karena karena Indonesia dinilai unggul dalam pengembangan konten dibanding negara lain.

“Kamu lihat, kalau software kita memang kalah dengan India sedangkan hardware kita kalah dengan Singapura. Tapi kalau Indonesia unggulnya di konten, coba liat lagu-lagunya yang sering diputar di negara lain, itu yang bisa dilindungi,” umbar Andi.

Sementara itu, konsultan WIPO untuk Asia Pasifik Candra N. Darusman mengatakan, sejauh ini di Indonesia belum banyak laporan pelanggaran yang terkait User Generated Content (UGC). “Namun isu ini akan dominan dalam 5 tahun ke depan. Yang paling dilindungi adalah pencipta lagu, perusahaan rekaman dan siapa saja yang memiliki konten,” Andi menandaskan

Berarti kalo konten di blog ini ada yang copy paste dan tanpa memberikan link back, aku bisa nuntut donk. Loh, emangnya konten blog ini ada yang bagus apa? pede banget ya…..

Persaingan dalam dunia kerja

18 February 20084:20 pm
Kategori: Life, motivasi, renungan, opini

Seyogyanya semua rekan kerja adalah satu kesatuan. Sesama rekan sekerja, kita harus tolong menolong. Akan tetapi, tidak selamanya semuanya akan berjalan seperti itu. Kadang ada saja yang sikut sana-sisi. Menjelek-jelekkan rekan yang lain dan sejenisnya seperti itu. Mungkin orang yang menjelek-jelekkan (disingkat OYM aja ya) tadi tidak bisa bersaing dengan rekan yang dijelek-jelekkan (disingkat RYD aja ya).

Sesama rekan sekerja, boleh saja kita bersaing. Tujuan persaingan ini ada bermacam-macam. Salah satunya untuk menunjukkan kepada atasan bahwa kita bisa melakukan pekerjaan yang diberikan dengan baik. Persaingan seperti itu adalah persaingan yang sehat. Menggunakan cara-cara yang positif. Alhasil produktifitas akan meningkat.

Akan tetapi ada saja persaingan yang tidak sehat. Contohnya ya itu tadi, menjelek-jelekkan teman sekantor. Jika itu sudah terjadi, maka bisa jadi produktifitas akan menurun karena sesama rekan sekerja tidak ada suasana yang harmonis. Saling menyalahkan dan merasa dirinya paling benar. Jika kita merasa benar, sebaiknya kita mengalah saja.

Yang waras Ngalah :-p

Tapi kalo kebanyakan ngalah, bisa diinjek-injek
Jika itu sudah terjadi, maka atasan harus segera bertindak.

nb :

  • Postingan ini bukan curhat penulis
  • semoga persaingan tidak sehat ini tidak terjadi di kantorku dan kantor yang lain.

Betapa Aku mencintaimu - Vagetoz

14 February 20088:00 am

Betapa aku mencintaimu
dengan sepenuh hatiku
Betapa aku menyayangimu
lebih dari yang kau tahu

ingin ku bahagiakan dirimu
setiap saat bersamaku
seperti janjiku kepadamu
takkan pernah ku ingkari

aku kan selalu ada di dekatmu
aku kan selalu menemani harimu
kau harus tahu
betapa aku mencintaimu

Haruskah bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikan kita?

12 February 20081:47 pm

Semua orang pasti berharap untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan latar pendidikannya. Orang yang demikian termasuk orang yang beruntung karena ia tidak perlu belajar banyak lagi untuk bekerja. Karena jika jenis pekerjaan yang sekarang tidak sesuai dengan latar pendidikan kita, otomatis kita akan belajar terlebih dahulu untuk bisa menggeluti dunia barunya itu. Misalnya saja, seorang yang lulusan Sarjana Komputer harus bekerja di bidang Marketing. Tentu saja si Sarjana Komputer tadi akan mengalami kesulitan. Coba bedakan dengan seorang lulusan Sarjana Komputer yang memang bekerja menjadi konsultan IT atau admin jaringan misalnya.

Atau mungkin juga pekerjaan itu tidak sesuai dengan gelar yang sudah diperolehnya. Misalnya seorang sarjana S1 kesulitan mencari pekerjaan dan akhirnya dia hanya bisa menjadi seorang satpam. Tapi itu lebih baik, bagaimana dengan lulusan S1 yang sama sekali tidak bekerja alias pengangguran? Dan mungkin saja ada seorang lulusan SMA yang mendapatkan kerjaan yang berat.

Pastinya orang ingin agar bekerja terasa nyaman.

Tidak terlalu banyak tekanan, kerjaan ringan dan gaji gede.
hehehe

Katanya seh sekarang pencari kerja memang lebih banyak dibandingkan lowongan pekerjaan yang ada. Kalo menurut aku seh, jalanin aja dulu pekerjaan yang ada walaupun pekerjaan itu dirasa kurang sreg. Tapi mungkin kita siap-siap mencari pekerjaan lain. Cintailah pekerjaan Anda

Alasan untuk punya domain sendiri

10 February 200812:00 am

Lagi bingung neh, rencananya seh pengen beli domain baru. Tapi bingung.
Pertamaxx, apa ya alasan yang cocok untuk pindah domain yang berbayar?
Kalo domain baru nanti cuma digunakan untuk ngeblog doank seh, blogsome ini juga dah bisa.
Atau mau cari duit dengan adsense
Atau cuma mencari ketenaran saja?
Huh, bingung

Kedua, kalo udah ketemu alasan yang cocok, apa ya nama domain yang bagus?
pilihannya ada beberapa :

  1. wahyupramusinto.net
  2. wahyupramusinto.com
  3. away.com
  4. away.web.id
  5. wahyupramusinto.web.id
  6. away.net

kayaknya seh aku akan menggunakan hostingan itu untuk membuat ujian online untuk mahasiswaku sekaligus membuat tutorial-tutorial yang berguna. Sekaligus untuk nyimpen gambar yang dibutuhkan. Soalnya geocitiesku udah kehabisan bandwidth. Kalo cuma untuk ngeblog sepertinya aku akan tetap menggunakan blog ini.

Btw, ada 2 blog baru lagi neh
http://away.dagdigdug.com/
http://away.blogdetik.com/
belum ada rencana mau diisi apaan itu blog, yang penting akuisisi dulu (pake bahasa oom caplang)

Tips saat berkendara di tengah hujan

6 February 20081:18 pm

Saat anda sedang berkendara dengan motor dan hujan turun, maka anda harus berhati-hati. Tips kali ini merupakan pengalaman pribadi aku. Berikut ini adalah tips yang coba saya berikan.

  1. Kurangi kecepatan Anda karena jalan licin dan jarak pandang menjadi berkurang
  2. Gunakan jas hujan. Sebaiknya jangan gunakan jas hujan model ponco. Gunakan yang model baju dan celana
  3. Buka kaca helm agar pandangan menjadi lebih jelas
  4. Jangan berjalan di arah pinggir, apalagi jika jalan tergenang air.
  5. Jangan paksakan untuk melanjutkan perjalanan apabila genangan air cukup tinggi. Bisa-bisa motor anda mati di tengah jalan
  6. Nyalakan lampu
  7. Biar lebih aman, lebih baik tunggu hingga hujan berhenti atau meneduh di tempat yang aman.

Gak jadi mati lampu

11:25 am

kemaren kantorku mendapatku surat dari PLN yang isinya akan ada pemadaman listrik hari ini (6 Februari 2008) jam 10.00 sampai jam 16.00. Ternyata tadi jam 11.00 ada telepon yang mengkonfirmasikan bahwa pemadaman tidak jadi dilakukan.

Bete kan jadinya. Padahal udah niat pulang cepet. Hehehe. Udah gitu hari ini batalin jadwal ngajar. Payah deh
Ya sudahlah, ayo kerja lagi….

Waktu terus berjalan

5 February 200812:00 am

Sang Waktu terus berjalan
hari demi hari
hingga umurmu
bertambah satu

Selamat Ulang Tahun
My Love

Orang Gila dan Anak Terlantar

2 February 200812:01 am

Orang Gila
Pagi tadi ketika akan berangkat ke kantor, aku melihat seorang lelaki berjalan di pinggir trotoar. Bukan hanya aku saja yang melihatnya, semua orang yang melintas di sana juga melihat ke arah lelaki tadi. Penampilan orang itu memang lain sendiri. Tanpa busana sedikit pun. Tapi dia berjalan dengan santai. Dari tampangnya dan penampilan yang semrawut seperti itu, aku berpikir bahwa dia “orang kurang waras”. Atau kata lainnya “orang gila”.

Di lain hari aku juga pernah melihat orang seperti itu. Tapi kali itu seorang wanita. Dia menggunakan pakaian yang sudah acak-acakan. Dan kadang tertawa sendiri. Aku juga menganggap dia “orang kurang waras”. Dia juga berjalan dengan santainya. Untung saja di pinggir jalan.

Mereka berdua adalah contoh orang-orang yang tidak patut kepada aturan dan norma.
Aku tidak mempersalahkan mereka berdua. Akan tetapi siapa yang bertanggung jawab atas mereka? Apakah mereka masih punya saudara? Kenapa mereka berkeliaran? Apakah tidak ada yang bertanggung jawab atas mereka? Apakah tidak ada pihak terkait yang memperhatikan mereka?

Beberapa pertanyaan yang aku sendiri tidak tahu harus mencari jawabannya kepada siapa?

Anak jalanan
Selain orang seperti itu, aku juga sering ketika pulang malam dan melintas di Flyover yang baru dibangun di Jalan Sudirman (Tangerang) aku melihat beberapa anak kecil. Mereka mengamen di dalam angkot yang melintas. Hanya bermodalkan gitar dan suara. Seharusnya anak-anak seusia adalah anak usia sekolah. Tapi mereka malah mencari uang. Miris rasanya melihat kegiatan mereka. Jika semua penerus bangsa ini seperti mereka, apa yang akan terjadi dengan bangsa ini di kemudian hari?

Aku jadi ingat dulu waktu masih sekolah ada pasal dalam UUD 45 yang berbunyi.

Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara

.
Itu maksudnya apa ya? Jika memang anak-anak terlantar seperti mereka dipelihara oleh negara, lalu bagaimana dengan anak-anak tadi? Lagi-lagi, pertanyaan itu muncul. Siapa yang bertanggung jawab atas mereka? Apakah mereka tidak punya orang tua lagi?

Beberapa pertanyaan yang aku sendiri tidak tahu harus mencari jawabannya kepada siapa?

Aku hanya bisa sedih melihat mereka tanpa bisa memberikan bantuan yang berarti. Maaf…
Aku hanyalah orang kecil yang tidak bisa berbuat apa-apa.

Aku gak bermaksud satir lho, hanya mengungkapkan isi hati saja yang penuh tanda tanya saja

Banjir tahun lalu

30 January 200812:01 am

aku masih ingat dengan kejadian setahun yang lalu. Setahun yang lalu aku sedang skripsi. Dan waktu itu aku sengaja mengambil waktu sidang di akhir karena ada beberapa alasan. Teman-temanku sudah mendapat gelar S.Kom, tapi aku masih berkutat dengan pengerjaan skripsi. Beberapa hari sebelum sidang, banjir besar melanda Jakarta dan sekitarnya. Banjir itu juga melanda beberapa daerah di Ciledug. Sebut saja Ciledug Indah, Pinang Griya dan Pondok Maharta.
Banjir itu melumpuhkan jalan dari rumahku menuju kampus. Lewat jalan alternatif pun tidak bisa. Karena di mana-mana banjir. Akhirnya jadwal sidangku diubah olen pihak kampus. Dosen penyidang juga tidak bisa datang ke kampus. Kampusku juga ikut banjir.

Itu tahun lalu… Semoga tahun ini banjir tidak lagi terjadi di Tangerang dan sekitarnya. Semoga pemda sudah melakukan perbaikan dan antisipasi agar banjir tidak terjadi lagi. Entah apa yang menyebabkan banjir? Tapi menurutku karena tidak ada lagi Daerah resapan air. Semuanya sudah berubah menjadi perumahan. Sungai dan kali yang ada juga mengalami kerusakan. Semakin dangkal dan banyak sampah. Masyarakat juga harus berperan serta mencegah datangnya banjir. Jangan membuang sampah di sungai misalnya.

Mudah-mudahan tahun ini tidak terjadi banjir lagi……….
Karena sebagian besar orang tidak senang banjir
Pekerjaan jadi terhambat
Jalur transportasi lumpuh
Perekonomian tersendat
Penyakit di mana-mana
Kerugian harta benda

turut berduka cita

28 January 20088:21 am
Kategori: Life, renungan, opini

Turut Berduka Cita
Atas Wafatnya
Mantan Presiden Republik Indonesia
H.M Soeharto

Semoga semua amal ibadahnya diterima di sisi-NYA dan diampuni segala dosa-dosanya

bendera setangah tiang

Sendiri

26 January 20081:00 pm

Siang ini ku sendiri
Tak seperti biasanya
Tak ada yang menemani
Sunyi……
Lapar…..

Hanya sesekali suara telpon berdering
Dan Handphone bergetar

Menanti datangnya jam 16:00
Semoga semuanya
baik-baik saja

updated (jam 18:00)
akhirnya semuanya berjalan normal
tapi sayang tidak ada yang memilih diriku
untuk mata kuliah
“Desain & Pemrograman WEB 1″
kayaknya seh karena tuh mahasiswa belum kenal
atau karena saingannya adalah dosen-dosen favorit dan baik
seperti achmatim

WTC Serpong dan Kopdar Pertamaku

21 January 200811:38 am

Tanggal 20 Januari kemaren adalah hari bersejarah dalam hidupku. Hayah, apa coba. Kemaren aku dan beberapa teman mengadakan kopdar sesama blogger tangerang. Itu adalah kopdar pertamaku. Sebenernya aku nekat juga untuk ikutan kopdar. Kenapa aku bilang nekat?
Pertama, karena aku hanyalah seorang blogger yang jarang berinteraksi di dunia blogosfer alias kurang gaul.
Kedua, karena aku belum pernah ke WTC Serpong. Jadi, takut nyasar gitu deh.

Akhirnya, dengan penuh percaya diri aku sampai juga di WTC Serpong. Tunggu dulu deh. Rencananya kan kopdar di WTC Serpong. koq aku ada di WTC Matahari? Jangan-jangan salah tempat. Daripada ragu akhirnya aku telpon Payjo. Ternyata WTC Matahari dan WTC Serpong itu sama aja.

Yang dateng di acara kopdar itu ada 14 orang :

  1. Away alias saya sendiri
  2. Oom Kombor
  3. Oom Caplang alias Oom Edi
  4. Oom Anggara
  5. Oom Jenderal Bayut alias Ade
  6. Payjo dengan pasangannya
  7. Mbak Hanna
  8. Mbak Triyani
  9. Jalal
  10. Harry
  11. Indrio
  12. Yudistira si tukang kopi
  13. Kang Herry yang jauh-jauh dateng dari bandung
  14. Moerz dari Bekasi

Acaranya dimulai dari jam 11. Sebenernya udah ada beberapa blogger yang dateng sebelum jam 11. Sepertinya liputan sudah diposting oleh Oom Kombor dan Mbak Hanna , jadi tidak perlu saya review lagi. hehe.
Acaranya aku tidak tahu selesai jam berapam, tapi yang jelas jam 14.30 aku pulang duluan karena udah ada janji. Ditunggu neh milis dan agregatornya untuk blogger tangerang.

Blogger Tangerang

8 January 20084:26 pm
Kategori: Life, opini, iseng, tangerang

Wah, setelah membaca beberapa blog tentang komunitas blogger Tangerang, jadi tertarik neh untuk ngadain kopdar sesama blogger tangerang. Saya sendiri bertempat tinggal di Karang Tengah - Ciledug. Pinggiran Tangerang seh, tapi kan tetap aja Tangerang.

Berawal dari membaca blognya payjo di postingannya yang berjudul Di cari blogger Tangerang. Dia mencari blogger tangerang. Entah apa tujuan si payjo mencari blogger tangerang. Tapi pasti dia punya tujuan mulia. Hayah, apa coba? Yang jelas, aku mendukungmu Payjo

Oom caplang juga pernah membuat postingan serupa. Tapi kemaren pas baca postingan dia, Goodbye-world, jadi bertanya-tanya. Kemana ya dia? Atau dia cuma sekedar mengucapkan kepada tahun 2007?

Ada lagi bang Jali, di blognya yang berjudul blogger-ciledug-tangerangada-kah.

Sebenernya blogger Tangerang itu banyak loh. Di Blogroll saya aja ada beberapa blogger yang berdomisili di Tangerang. Tapi beberapa dari mereka sudah jarang posting. Kalo emang mau dikumpulin alias kopdar seru juga tuh. Tapi untuk kopdar kan butuh perencanaan dan persiapan yang matang. Saya kadang iri ama beberapa blogger yang sering kopdar. Ada yang punya ide? Ditunggu idenya untuk para blogger tangerang. Jangan mau kalah sama blogger dari daerah lain

Yang udah pasti blogger Tangerang (berdomisili di tangerang) adalah :
1. Oom Caplang
2. Saya sendiri
3. Payjo
4. Bapa Jali

Minyak Tanah dan Kompor Gas

7 January 20084:09 pm

Sebelumnya aku minta maaf kalau postingan ini basbang alias basi banget. hehehe. Belakangan
ini, di dekat tempat tinggalku, aku selalu melihat antrian jerigen di salah satu agen minyak
tanah. Yup, jerigen itu adalah milik warga yang sedang antre minyak tanah. Tapi, pagi tadi,
hanya jerigen saja yang berjejer rapi dan diikat dengan tali. Mulai dari jerigen kecil,
jerigen besar dan juga gerobak milik tukang minyak tanah keliling. Pemiliknya mungkin sedang
beristirahat atau mereka tahu bahwa mobil tangki yang biasa mengangkut minyak tanah ke agen itu belum datang. Memang, minyak tanah sudah lama menjadi barang langka dan walaupun ada susah dicari dan harganya pun selangit. Hiperbola banget ya… Tapi, belakangan ini barang itu menjadi semakin langka. Ini memang menjadi salah satu program pemerintah, yaitu “Program konversi minyak tanah ke gas LPG”. Bener gak seh, itu nama programnya?

Sebagai konsekuensi dari program itu, pemerintah membatasi persediaan minyak tanah.
Pemerintah juga membagikan kompor gas dan tabung gas LPG 3 kg untuk masyarakat. Seharusnya pembagian kompor gas itu merata. Tapi, di daerahku, sama sekali belum dapat jatah. Makanya masyarakat masih tergantung kepada minyak tanah.

Oh iya, konon di daerahku semua warganya sudah didata siapa saja yang akan mendapatkan
kompor gas itu. Setiap 1 kepala keluarga (KK) dimintai uang sebesar Rp 10.000 oleh ketua RT
setempat. Tapi itu kejadiannya sudah sekitar dua bulan yang lalu. Dan kenyataannya kompor
gas itu belum ada juga. Malahan sekarang ketua RT setempat sudah diganti. Mana
pertanggungjawaban dia? Kemana uang yang dibayarkan oleh sekitar 100 KK
itu? di korupsikah?

Itu tadi adalah sebuah kejadian nyata yang terjadi di Ciledug - Tangerang.

Ulang Tahunku Versi Friendster

2 January 200810:18 am

Duh, rasanya hari ini males banget kerja, soalnya ujan terus dari tadi pagi. Tapi karena semangatku membara, akhirnya aku masuk juga. Hujan dan angin tidak menyurutkan langkahku menuju kantor. Cie……

Malem taun beru kemaren aku habiskan bersama penduduk blok03 dengan acara arisan dan bakar-bakar ayam di rumah annie. Reviewnya belum sempat aku tulis di sini. Kapan-kapan aja ya.. Yang jelas seru banget deh..

Met Ultah Versi FS
Sekarang, aku mau cerita neh. Tadi pagi aku mendapatkan sebuah SMS dari Salah Seorang Temanku (karena kepanjangan aku singkat jadi SST aja ya). Isi pesannya begini (tentunya pesan ini sudah mengalami pengeditan terlebih dahulu)

Selamat ulang tahun away…
moga sehat slalu,
tmbhsukses,
tmbh brbakti sama ke2 ortu,
tmbh langgeng sama reni,
tmbh sukses ya….
amin…

Itu isi SMS dari SST ku tadi. Namanya sengaja tidak aku sebutkan di sini. Aku kaget dan tertawa begitu membaca SMS tadi. Perasaan ulang tahunku bukan hari ini deh, atau emang aku yang udah pikun?. Daripada bingung, langsung saja aku telpon si SST itu untuk konfirmasi. Ternyata dia melihat profilku di friendster dan di sana tertulis ulang tahunku tanggal 2 Janauari yang kebetukan hari ini. Oh gitu.. Hehe2. Dia gak tau bahwa profilku di friendster itu palsu. Lihat aja profilku di FS. Yang ini dan yang ini. Tanggal lahirnya beda. Hehe2x.
Saya pernah baca di blognya siapa gitu, bahwa kebanyakan profil di FS adalah palsu. So, jangan percaya 100% sama profil di FS.

Jadi, ulang tahunku tanggal berapa donk? hehe2, rahasia ah. Kapan2 juga dikasih tahu.

Met Taun Baru 2008

31 December 20079:30 am

Sebentar lagi tahun 2007 akan berakhir dan berganti dengan tahun 2008. Apa saja ya yang sudah kulakukan di tahun 2007 ini. Rasanya satu tahun terasa cepat. Atau hanya perasaan aku aja. Entahlah. Yang jelas aku merasa banyak kekurangan di tahun 2007 ini.

Mudah-mudahan di tahun 2008 akan menjadi lebih baik lagi. Apa ya rencanaku di tahun 2008?

  1. Domain baru untuk blog ini. Tentunya bukan domain gratisan lagi
  2. Nikah. Yang ini masih lama…
  3. Melanjutkan kuliah S2. kalo ada beasiswa lagi
  4. Punya laptop. Kayaknya enak kalo punya
  5. Yang pasti, aku mau merubah semua sifat buruk dan kesalahan yang sudah terjadi di tahun lalu

Semua itu kan cuma rencana aja, mudah2an kesampean ya….
Ya sudah aku cuma mau mengucapkan

SELAMAT TAHUN BARU 2008

Iklan Televisi

8 December 20071:50 pm
Kategori: Life, renungan, opini

beberapa hari belakangan ini, saya menjadi sering menonton televisi. Maklum lah, sekarang saya jarang pulang malem lagi. Jadi, ada waktu menonton televisi di sore dan malam hari. Dan udah pasti jika kita menonton televisi, kita juga melihat iklan yang menyelingi tayangan televisi itu.
Saya sering lihat iklah salah satu produk jamu masuk angin. Dalam iklan ini terlihat ada seseorang yang ingin mebeli jamu masuk angin. Sesampainya di toko, sang penjual bertanya macam-macam kepada pembeli. Ternyata semua pertanyaan sang penjual tidak bisa dijawab oleh sang pembeli.

Mau minum jamu masuk angin saja koq harus pinter?

Mendengar slogan itu, saya langsung teringat slogan milik produsen jamu masuk angin lain.

Orang pinter, minum tolak angin

Saya baru nyadar, kalo slogan pertama menyindir slogan yang kedua. Jadi, mana yang Anda pilih? Loh…. salah pertanyaan. Yang masih jadi pertanyaan di hati saya adalah. Boleh apa tidak seh, iklan sebuah produk menyindir produk lain? Batasannya seperti apa?. Apakah ada lembaga yang melakukan penilaian layak atau tidaknya sebuah iklan ditampilkan di layar televisi?

Berdoa Sebelum Bekerja

6 December 200712:05 pm
Kategori: Life, motivasi, renungan, opini

Pagi tadi, aku pergi ke bank Mualamat di daerah cipulir. Aku sampai sana jam 08.00. Dan aku pikir bank itu baru buka. Emang masih sepi, belum ada nasabah yang datang. Aku sesuatu yang membuatku teringat akan sesuatu yang penting selama ini, tapi kadang terlupakan olehku. Yaitu, berdoa sebelum bekerja. Yup, semua pegawai di bank itu melakukan doa bersama. Sebuah kebiasaan yang menurutku bagus. Jadi inget waktu SD. Sebelum belajar berdoa dulu.

Siap Gerak…. Berdoa mulai…. Berdoa Selesai…. Beri Salam…..

Jadi, mulai sekarang kalo mau mulai kerja, berdoa dulu ah. Biar diberikan kemudahan dalam menjalankan pekerjaannya. Bukan hanya dalam bekerja seh, tapi semua kegiatan yang baik harus dimulai dengan doa.

Terus tadi pagi ada melihat sebuah kejadian yang menurutku tidak baik. Perbuatan ini dilakukan oleh seorang kernet bus. Ketika ada penumpang wanita yang ingin naik bis tsb, si kernet tadi mencuri kesempatan untuk menyentuh bagian tubuh si wanita tadi. Ini termasuk pelecehan seksual bukan ya? Entah si wanita tadi berkenan atau tidak dengan perbuatan di kernet bus itu. Atau emang itu sudah merupakan hal yang biasa terjadi? Minta comment nya bagi wanita yang pernah mengalami kejadian itu…..

Sampai kapan Malaysia akan terus begini?

29 November 200711:38 am
Kategori: Life, renungan, opini

Akhir-akhir ini Malingsia, eh Malaysia semakin tidak bersahabat dengan Indonesia. Mulai dari masalah kekerasan terhadap WNI (Warga Negara Indonesia), sampai dengan masalah kebudayaan. Dulu mereka mengklaim lagu Rasa Sayange sebagai milik mereka. Sekarang mereka mengklaim bahwa kesenian reog ponorogo adalah milik mereka. Sungguh keterlaluan…………

Parah banget dah. Sampai kapan mereka akan terus begini? Akankah kita diam saja diperlakukan seperti ini? Sorry, aku tidak bermaksud mengompori pembaca, hanya saja jika terus-terusan begini, bisa-bisa kebudayaan kita yang lainnya juga akan diklaim milik mereka. Apa tidak ada semacam hak paten untuk kebudayaan?

    Postingan Selanjutnya »»