Funtastic Dolphin Show

12 March 20085:27 pm
Kategori: tangerang

sebentar lagi di ciledug ada acara yang dari judulnya aja aku rasa itu acara yang bagus. Temanya adalah Edutainment. Funtastic Dolphin Show. Kalo menurut aku seh, itu acara pertunjukan lumba-lumba. Tapi anehnya acara itu diadakan bukan di ancol, melainkan di lapangan puri beta (ciledug), dekat rumah oom caplang. Di lapangan didirikan sebuah bangunan khusus untuk pertunjukan itu. Seperti apa ya acaranya? penasaran neh. Gimana juga bawa lumba-lumbanya?

Bagi yang juga penasaran dan mau nonton. Acaranya akan berlangsung mulai tgl 14 Maret 2008 - 20 April 2008 di lapangan puri beta II, Ciledug.

Kopdar #2 Bloger Tangerang

26 February 20083:41 pm
Kategori: Life, tangerang, Ciledug

untuk sementara aku masih posting di sini sambil menunggu away.web.id siap semuanya. Cuma mau pajang pengumuman aja koq.

Kopdar #2 Bloger Tangerang

Waktu : Minggu, 2 Maret 2008
Jam : 11.00 WIB
Lokasi : Rumah Oom caplang (Puri Beta Ciledug, Cluster Hujan Mas No.5)

Kopdar ini merupakan kelanjutan dari kopdar pertama. Bagi anda yang merasa bloger yang berdomisili di Tangerang dan sekitarnya, ditunggu kehadirannya. Insya Allah semua anggota Komunitas Bloger Benteng Cisadane akan datang

Tiada Kesan Tanpa Kehadiranmu

posting terkait :

Banjir Awal Februari 2008

4 February 20088:16 am

Hujan hanya turun selama satu hari pada hari jumat, 1 Februari 2008. Tapi, hampir semua daerah yang tahun lalu terendam banjir, kembali terendam. Kenapa banjir masih juga terjadi? beberapa orang beranggapan bahwa hujan kali ini memang sangat deras. Jadi, banyak saluran air dan sungai yang tidak mampu membendungnya. Memang benar hujan kali ini lebih deras daripada biasanya. Bagaimana jika hujan seperti itu turun selama beberapa hari?

Rumahku yang biasanya tidak pernah tergenang air, kali ini pun ikut merasakan tidak enaknya terendam banjir. Saluran air yang biasanya lancar tidak sanggup menampung debit air hujan yang terlalu besar. Akibatnya air selokan malah balik ke kamar mandi karena saluran pembuangan air dari kamar mandi berada di dalam selokan.

Kantorku juga terendam banjir. Dan jumat kemaren aku tidak bisa pulang dengan motor. Aku pulang jalan kaki. Jalan menuju komplek Deplu, Puri Beta dan Mencong juga banjir. Jalan dekat ramayana juga tergenang. Ciledug Indah, Komplek Maharta, Puri Kartika dan Metro Permata juga terendam.

Menurut BMG hujan deras masih akan turun sepanjang bulan ini

Orang Gila dan Anak Terlantar

2 February 200812:01 am

Orang Gila
Pagi tadi ketika akan berangkat ke kantor, aku melihat seorang lelaki berjalan di pinggir trotoar. Bukan hanya aku saja yang melihatnya, semua orang yang melintas di sana juga melihat ke arah lelaki tadi. Penampilan orang itu memang lain sendiri. Tanpa busana sedikit pun. Tapi dia berjalan dengan santai. Dari tampangnya dan penampilan yang semrawut seperti itu, aku berpikir bahwa dia “orang kurang waras”. Atau kata lainnya “orang gila”.

Di lain hari aku juga pernah melihat orang seperti itu. Tapi kali itu seorang wanita. Dia menggunakan pakaian yang sudah acak-acakan. Dan kadang tertawa sendiri. Aku juga menganggap dia “orang kurang waras”. Dia juga berjalan dengan santainya. Untung saja di pinggir jalan.

Mereka berdua adalah contoh orang-orang yang tidak patut kepada aturan dan norma.
Aku tidak mempersalahkan mereka berdua. Akan tetapi siapa yang bertanggung jawab atas mereka? Apakah mereka masih punya saudara? Kenapa mereka berkeliaran? Apakah tidak ada yang bertanggung jawab atas mereka? Apakah tidak ada pihak terkait yang memperhatikan mereka?

Beberapa pertanyaan yang aku sendiri tidak tahu harus mencari jawabannya kepada siapa?

Anak jalanan
Selain orang seperti itu, aku juga sering ketika pulang malam dan melintas di Flyover yang baru dibangun di Jalan Sudirman (Tangerang) aku melihat beberapa anak kecil. Mereka mengamen di dalam angkot yang melintas. Hanya bermodalkan gitar dan suara. Seharusnya anak-anak seusia adalah anak usia sekolah. Tapi mereka malah mencari uang. Miris rasanya melihat kegiatan mereka. Jika semua penerus bangsa ini seperti mereka, apa yang akan terjadi dengan bangsa ini di kemudian hari?

Aku jadi ingat dulu waktu masih sekolah ada pasal dalam UUD 45 yang berbunyi.

Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara

.
Itu maksudnya apa ya? Jika memang anak-anak terlantar seperti mereka dipelihara oleh negara, lalu bagaimana dengan anak-anak tadi? Lagi-lagi, pertanyaan itu muncul. Siapa yang bertanggung jawab atas mereka? Apakah mereka tidak punya orang tua lagi?

Beberapa pertanyaan yang aku sendiri tidak tahu harus mencari jawabannya kepada siapa?

Aku hanya bisa sedih melihat mereka tanpa bisa memberikan bantuan yang berarti. Maaf…
Aku hanyalah orang kecil yang tidak bisa berbuat apa-apa.

Aku gak bermaksud satir lho, hanya mengungkapkan isi hati saja yang penuh tanda tanya saja

Banjir tahun lalu

30 January 200812:01 am

aku masih ingat dengan kejadian setahun yang lalu. Setahun yang lalu aku sedang skripsi. Dan waktu itu aku sengaja mengambil waktu sidang di akhir karena ada beberapa alasan. Teman-temanku sudah mendapat gelar S.Kom, tapi aku masih berkutat dengan pengerjaan skripsi. Beberapa hari sebelum sidang, banjir besar melanda Jakarta dan sekitarnya. Banjir itu juga melanda beberapa daerah di Ciledug. Sebut saja Ciledug Indah, Pinang Griya dan Pondok Maharta.
Banjir itu melumpuhkan jalan dari rumahku menuju kampus. Lewat jalan alternatif pun tidak bisa. Karena di mana-mana banjir. Akhirnya jadwal sidangku diubah olen pihak kampus. Dosen penyidang juga tidak bisa datang ke kampus. Kampusku juga ikut banjir.

Itu tahun lalu… Semoga tahun ini banjir tidak lagi terjadi di Tangerang dan sekitarnya. Semoga pemda sudah melakukan perbaikan dan antisipasi agar banjir tidak terjadi lagi. Entah apa yang menyebabkan banjir? Tapi menurutku karena tidak ada lagi Daerah resapan air. Semuanya sudah berubah menjadi perumahan. Sungai dan kali yang ada juga mengalami kerusakan. Semakin dangkal dan banyak sampah. Masyarakat juga harus berperan serta mencegah datangnya banjir. Jangan membuang sampah di sungai misalnya.

Mudah-mudahan tahun ini tidak terjadi banjir lagi……….
Karena sebagian besar orang tidak senang banjir
Pekerjaan jadi terhambat
Jalur transportasi lumpuh
Perekonomian tersendat
Penyakit di mana-mana
Kerugian harta benda

Komunitas Bloger Tangerang

23 January 200811:14 am
Kategori: Life, tangerang

Kalau peduli dengan Tangerang,
Kalau tidak malu mengakui berdomisili di Tangerang,
Kalau tidak malu bergabung dengan kami - Komunitas Bloger Benteng Cisadane,

Marilah beramai-ramai kita suarakan kepedulian kita terhadap Tangerang, baik Kabupaten maupun Kota.
Perumahan, Pendidikan, Perpajakan, Ekonomi, Pembangunan, Tata Kota, Pergaulan, Olah Raga,
Apa pun yang sesuai dengan minat kita,

Kami tidak memberi syarat apa pun, kecuali kategori Tangerang atau label Tangerang di blog Anda,
Lihatlah siapa yang sudah bergabung di komunitas yang peduli dan tidak malu mengaku,
Tengoklah http://bloger-benteng-cisadane.blogspot.com/

Ajaklah Bloger yang berdomisili di Kabupaten dan Kota Tangerang untuk bergabung,
Siapa tahu kita bisa meluaskannya menjadi Komunitas Bloger Banten.

Salam,
Kombor

Itu tadi adalah pesan dari Oom Kombor
Ayo, mana lagi neh blogger Tangerang?

WTC Serpong dan Kopdar Pertamaku

21 January 200811:38 am

Tanggal 20 Januari kemaren adalah hari bersejarah dalam hidupku. Hayah, apa coba. Kemaren aku dan beberapa teman mengadakan kopdar sesama blogger tangerang. Itu adalah kopdar pertamaku. Sebenernya aku nekat juga untuk ikutan kopdar. Kenapa aku bilang nekat?
Pertama, karena aku hanyalah seorang blogger yang jarang berinteraksi di dunia blogosfer alias kurang gaul.
Kedua, karena aku belum pernah ke WTC Serpong. Jadi, takut nyasar gitu deh.

Akhirnya, dengan penuh percaya diri aku sampai juga di WTC Serpong. Tunggu dulu deh. Rencananya kan kopdar di WTC Serpong. koq aku ada di WTC Matahari? Jangan-jangan salah tempat. Daripada ragu akhirnya aku telpon Payjo. Ternyata WTC Matahari dan WTC Serpong itu sama aja.

Yang dateng di acara kopdar itu ada 14 orang :

  1. Away alias saya sendiri
  2. Oom Kombor
  3. Oom Caplang alias Oom Edi
  4. Oom Anggara
  5. Oom Jenderal Bayut alias Ade
  6. Payjo dengan pasangannya
  7. Mbak Hanna
  8. Mbak Triyani
  9. Jalal
  10. Harry
  11. Indrio
  12. Yudistira si tukang kopi
  13. Kang Herry yang jauh-jauh dateng dari bandung
  14. Moerz dari Bekasi

Acaranya dimulai dari jam 11. Sebenernya udah ada beberapa blogger yang dateng sebelum jam 11. Sepertinya liputan sudah diposting oleh Oom Kombor dan Mbak Hanna , jadi tidak perlu saya review lagi. hehe.
Acaranya aku tidak tahu selesai jam berapam, tapi yang jelas jam 14.30 aku pulang duluan karena udah ada janji. Ditunggu neh milis dan agregatornya untuk blogger tangerang.

Kopdar Blogger Tangerang

16 January 20088:08 am
Kategori: Life, renungan, tangerang

Pengumuman

Bagi Para Blogger Tangerang dan sekitarnya, akan diadakan kopdar untuk blogger tangerang dan sekitarnya yang akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal : Minggu, 20 Januari 2008
Waktu : 11.00 WIB
Tempat : FoodCourt WTC Serpong

Bagi para blogger tangerang dan sekitarnya yang ingin mengikuti kopdar ini, silakan datang. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan baca blog berikut ini :
Oom Jenderal Bayut
Payjo
Oom Anggara
Oom Caplang
Mba Triyani
Atau hubungi saya via YM : super_wahyu

Maaf neh karena saya baru sempet posting hari ini, soalnya beberapa hari libur. Mudah-mudahan saya bisa dateng karena saat ini saya masih dalam masa penyembuhan karena kecelakaan kemaren.

Btw, pada tau WTC Serpong kan? Terus terang aku belum pernah ke sana.

Blogger Tangerang

8 January 20084:26 pm
Kategori: Life, opini, iseng, tangerang

Wah, setelah membaca beberapa blog tentang komunitas blogger Tangerang, jadi tertarik neh untuk ngadain kopdar sesama blogger tangerang. Saya sendiri bertempat tinggal di Karang Tengah - Ciledug. Pinggiran Tangerang seh, tapi kan tetap aja Tangerang.

Berawal dari membaca blognya payjo di postingannya yang berjudul Di cari blogger Tangerang. Dia mencari blogger tangerang. Entah apa tujuan si payjo mencari blogger tangerang. Tapi pasti dia punya tujuan mulia. Hayah, apa coba? Yang jelas, aku mendukungmu Payjo

Oom caplang juga pernah membuat postingan serupa. Tapi kemaren pas baca postingan dia, Goodbye-world, jadi bertanya-tanya. Kemana ya dia? Atau dia cuma sekedar mengucapkan kepada tahun 2007?

Ada lagi bang Jali, di blognya yang berjudul blogger-ciledug-tangerangada-kah.

Sebenernya blogger Tangerang itu banyak loh. Di Blogroll saya aja ada beberapa blogger yang berdomisili di Tangerang. Tapi beberapa dari mereka sudah jarang posting. Kalo emang mau dikumpulin alias kopdar seru juga tuh. Tapi untuk kopdar kan butuh perencanaan dan persiapan yang matang. Saya kadang iri ama beberapa blogger yang sering kopdar. Ada yang punya ide? Ditunggu idenya untuk para blogger tangerang. Jangan mau kalah sama blogger dari daerah lain

Yang udah pasti blogger Tangerang (berdomisili di tangerang) adalah :
1. Oom Caplang
2. Saya sendiri
3. Payjo
4. Bapa Jali

Minyak Tanah dan Kompor Gas

7 January 20084:09 pm

Sebelumnya aku minta maaf kalau postingan ini basbang alias basi banget. hehehe. Belakangan
ini, di dekat tempat tinggalku, aku selalu melihat antrian jerigen di salah satu agen minyak
tanah. Yup, jerigen itu adalah milik warga yang sedang antre minyak tanah. Tapi, pagi tadi,
hanya jerigen saja yang berjejer rapi dan diikat dengan tali. Mulai dari jerigen kecil,
jerigen besar dan juga gerobak milik tukang minyak tanah keliling. Pemiliknya mungkin sedang
beristirahat atau mereka tahu bahwa mobil tangki yang biasa mengangkut minyak tanah ke agen itu belum datang. Memang, minyak tanah sudah lama menjadi barang langka dan walaupun ada susah dicari dan harganya pun selangit. Hiperbola banget ya… Tapi, belakangan ini barang itu menjadi semakin langka. Ini memang menjadi salah satu program pemerintah, yaitu “Program konversi minyak tanah ke gas LPG”. Bener gak seh, itu nama programnya?

Sebagai konsekuensi dari program itu, pemerintah membatasi persediaan minyak tanah.
Pemerintah juga membagikan kompor gas dan tabung gas LPG 3 kg untuk masyarakat. Seharusnya pembagian kompor gas itu merata. Tapi, di daerahku, sama sekali belum dapat jatah. Makanya masyarakat masih tergantung kepada minyak tanah.

Oh iya, konon di daerahku semua warganya sudah didata siapa saja yang akan mendapatkan
kompor gas itu. Setiap 1 kepala keluarga (KK) dimintai uang sebesar Rp 10.000 oleh ketua RT
setempat. Tapi itu kejadiannya sudah sekitar dua bulan yang lalu. Dan kenyataannya kompor
gas itu belum ada juga. Malahan sekarang ketua RT setempat sudah diganti. Mana
pertanggungjawaban dia? Kemana uang yang dibayarkan oleh sekitar 100 KK
itu? di korupsikah?

Itu tadi adalah sebuah kejadian nyata yang terjadi di Ciledug - Tangerang.